Tim TITL SMK PGRI 1 Surabaya Raih Penghargaan Best Teamwork di Engineering Expo Politeknik Negeri Jember
Skagrisa, 22 Oktober 2025 — Semangat juang dan kerja sama solid kembali ditunjukkan oleh Tim Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMK PGRI 1 Surabaya dalam ajang Engineering Expo yang digelar oleh Politeknik Negeri Jember. Meski belum berhasil menembus peringkat tertinggi di babak semi final, tim ini berhasil membawa pulang penghargaan Best Teamwork dengan skor 37 poin.
Bapak Sunaryo, S.Pd., selaku Kepala Kompetensi Keahlian TITL sekaligus pendamping lomba, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh selama proses kompetisi berlangsung.
“Kami mohon maaf karena belum bisa meraih peringkat yang lebih tinggi di babak semi final. Namun kami bangga, karena anak-anak telah menunjukkan kerja sama tim yang luar biasa hingga meraih penghargaan Best Teamwork. Ini menjadi bekal berharga untuk kami,” ujar Sunaryo.

Menurut beliau, hasil yang diraih saat ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju peningkatan prestasi yang lebih baik. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar tim TITL semakin siap bersaing di ajang berikutnya.
“Kami sadar masih banyak catatan dan kekurangan. Semua akan kami evaluasi secara penuh agar kedepan bisa tampil lebih maksimal,” tambahnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Kustiono, ST.MM, selaku Kepala Sekolah, beserta jajaran wakil kepala sekolah yang selalu memberikan dukungan moril dan materiil selama kegiatan berlangsung. Dukungan tersebut menjadi energi positif bagi siswa untuk terus berprestasi di bidang teknik dan inovasi.
Meskipun tidak menyandang gelar juara utama, semangat dan solidaritas tim TITL menjadi inspirasi tersendiri bagi civitas akademika SMK PGRI 1 Surabaya. Penghargaan Best Teamwork menjadi bukti bahwa kolaborasi, disiplin, dan semangat pantang menyerah adalah nilai-nilai penting yang selalu ditanamkan dalam setiap langkah pembelajaran dan kompetisi.
“Yang terpenting, anak-anak sudah belajar bagaimana bekerja sama, berjuang, dan menghargai proses. Dari sanalah lahir nilai-nilai sejati dari pendidikan kejuruan,” tutup Sunaryo penuh harap.
