Hari Ketiga MPLS Skagrisa: Disiplin, Nasionalisme, dan Kebersamaan
dokpri
Surabaya, 16 Juli 2025 – Langit cerah dengan semburat mendung tipis menyelimuti SMK PGRI 1 Surabaya (Skagrisa) pada hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Udara berdesir pelan, membuat daun-daun hijau di halaman sekolah menari lembut, seolah menyambut semangat para peserta didik baru.

Tepat pukul 07.00 WIB, lapangan sekolah sudah ramai. Bapak Staff Kurikulum, Rahmat Utomo, mengarahkan peserta MPLS dengan penuh semangat, meneriakkan yel-yel kebanggaan: “SMK… Bisa! Skagrisa… Pasti Bisa! Jawa Timur… Luar Biasa!” Yel-yel tersebut diikuti serentak oleh seluruh peserta MPLS, menggema memenuhi area sekolah. Salah satu peserta kemudian ditunjuk untuk memimpin instruksi, memastikan kerapian barisan sebelum materi dimulai.
Materi I, Disiplin dan Karakter dari TNI AD
Sesi pertama diisi oleh Bapak M. Ali Maskur dari Kodim 0880 Brawijaya TNI AD. Dengan penuh wibawa, beliau memulai intrusi yang menekankan nilai-nilai dasar. “Siapa kita?” tanyanya lantang, dijawab serempak oleh para peserta, “SMK PGRI 1!” disambut lima kali tepukan tangan yang merepresentasikan sila-sila Pancasila.

Bapak Ali Maskur mengawali materi dengan pesan penting tentang menghargai orang di depan, patuh pada orang tua, dan hormat kepada guru. Ia mengutip hadis yang berbunyi, “Ridho-Nya Allah terletak pada ridho orang tua, bencinya Allah juga terletak pada orang tua,” menegaskan betapa pentingnya restu orang tua dalam meraih kesuksesan. “Ingin sukses, jangan sampai berani pada orang tua,” pesannya.
Disiplin menjadi fokus berikutnya. “Disiplin itu mudah, maka kendalikan waktu sebaik mungkin, bukan kalian yang dikendalikan waktu,” ujarnya, memotivasi para siswa untuk mengatur waktu dengan bijak. Beliau juga membagikan pengalaman pribadinya bertemu dengan alumni yang pernah di MPLS, beliau mengatakan lupa namanya dan anak tersebut mengenyam pendidikan tinggi di UNITOMO dan sekarang bekerja di bawah naungan presiden, menunjukkan bahwa ia juga pernah berada di posisi yang sama dengan para siswa sekarang. “Saya sangat bangga!”
Pesan keras mengenai pergaulan bebas dan narkoba tak luput disampaikan. “Bebas bergaul tapi hati-hati, kalau merugikan jauhilah. Jangan minuman keras, haram. Jangan main narkoba, miras, dan jangan merokok,” tegasnya. Beliau bahkan menyatakan bahwa jika ada yang kedapatan, orang tua akan dipanggil sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian. “Haram hukumnya karena merusak. Satu kali minum, satu kali maka masa depan rusak,” imbuhnya. Kepatuhan pada orang tua dihubungkan dengan kepatuhan pada peraturan sekolah, membentuk satu kesatuan nilai.
Fenomena judi online (judol) juga disoroti sebagai bahaya yang bisa merugikan diri sendiri, orang tua, dan sekolah. Terakhir, Bapak Ali Maskur memberikan instruksi tegas mengenai kerapian rambut bagi siswa laki-laki. “Kalau potong, jangan model-model, jangan aneh-aneh yang penting rapi. Besok harus potong, hari Senin saya cek. Bila hari Senin tidak rapi, maka digundul, kecuali yang perempuan,” ancamnya seraya diakhiri dengan yel “Siapa kita? SMK PGRI 1!”
Peserta MPLS juga diingatkan untuk menjaga nama baik sekolah jika ditunjuk sebagai perwakilan kecamatan untuk upacara 17-an. Materi pertama ditutup dengan penekanan pada beberapa poin penting: taat orang tua dan guru, disiplin, memilih teman yang baik, menghindari narkoba dan pergaulan bebas, serta selalu izin kepada orang tua saat bepergian.
Materi II, Kedisiplinan Harian dari Babinsa
Setelah jeda singkat, Bapak Bayu Sugara, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Jemursari, melanjutkan materi dengan fokus pada kedisiplinan harian. Beliau menekankan pentingnya bangun pagi, salat, sarapan, dan berangkat sekolah tepat waktu. Pesan tentang menghormati guru dan saling peduli antar teman juga ditekankan, menumbuhkan rasa kebersamaan di antara para peserta.
Materi III, Semangat Patriotisme dan Baris-Berbaris
Sesi terakhir diisi oleh Bapak Sugiono, yang membakar semangat patriotisme para siswa. “Kalian sudah masuk di SMK PGRI 1 Surabaya, maka jiwa kalian menyatu di SMK PGRI 1 Surabaya. Tunjukkan semangat kalian!” serunya. Tanpa suara, semua peserta berdiri tegak.

Materi dilanjutkan dengan praktik dasar baris-berbaris yang telah dipelajari kemarin, seperti sikap siap grak, istirahat di tempat grak, balik kanan, dan balik kiri. Hari ini, mereka mempelajari gerakan baru: hadap kanan, hadap kiri, setengah lencang kanan grak, dan aba-aba tiga langkah ke kanan.
Sesi ditutup dengan yel-yel penuh semangat yang membangkitkan identitas Skagrisa: “Siapa kita? SKAGRISA! Jiwa kita? Merah Putih! Semangat kita? Lima Lima!” dan diakhiri dengan tepuk Pramuka yang membakar semangat kebersamaan dengan instruksi Maju Jalan. Hari ketiga MPLS Skagrisa berjalan lancar, menanamkan nilai-nilai disiplin, nasionalisme, dan kebersamaan kepada para calon generasi penerus bangsa.
Kegiatan MPLS di halaman sekolah diakhiri dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. Bapak Ali meninstruksikan agar segera membagikan kotak makan yang ada di ruang bengkel sepeda motor, kakak-kakak OSIS dan bapak/Ibu pantia MBG langsung membagikan kepada ke 10 Gugus.

Setelah makan bergizi gratis, para peserta MPLS menuju ke Aula lantai 3, untuk menerima materi Profil Lulusan dan Stakeholders yang disampikan oleh Waka Humas Bapak Swista Fiadi, S.Pd. Pada sesi ini sebelum materi disampaikan, beliau memantik seluruh peserta MPLS untuk mengkritisi vidio tentang dunia remaja SMK/SMA sekarang dibanding di tahun 80 an. Beliau kemas dengan apik dan menarik sehingga seluruh peserta MPLS senang dan bahagia sorak tawa dan tepuk tangan mereka memicu semangat mereka dalam menerima materi.

Pukul 11.00 WIB, kegiatan hari ketiga MPLS ini dilanjut Istirahat Sholat dan Makan siang (ISHOMA), sesuai instruksi kelas yang sholat duhur di mushola yaitu kelas jurusan Otomotif, TKR (3 rombel) dan TSM (3 rombel), jurusan Listrik dan Mesin (masing-masing 2 rombel) dan peserta MPLS yang beragama Kristen berada di ruang Lab. Setelah selasai ibadah, pukul 12.00 para seluruh peserta MPLS, 315 murid kembali ke Aula hingga pukul 14.00 WIB, untuk menerima materi Pencegahan Kekerasan, Isu Judi Online dan Napza yang disampaikan oleh Ibu Waka Kesiswaan Ibu Ratnaninsih, SE., S.Pd..

選擇relx電子菸購買,不僅能保證正品與品質,更能及時掌握最新上市的煙彈口味與主機配件。官網也會針對不同季節推出限定口味,例如清涼系列在夏季大受歡迎,甜品或奶茶系列則適合冬季享用。此外,透過官網購買,還能享有完整的售後與保固服務。
Là nhà cái uy tín hàng đầu, QQ88 cam kết mang đến dịch vụ minh bạch, an toàn và công bằng tuyệt đối. Đội ngũ hỗ trợ chuyên nghiệp luôn sẵn sàng phục vụ 24/7. Gia nhập QQ88 để nắm bắt cơ hội thắng lớn trong tầm tay.
一次性小煙
最大的優勢在於「開封即用,無需充電或更換煙彈」。這種設計非常適合剛接觸電子菸的新手,或是出門在外不想攜帶太多配件的使用者。拋棄式產品通常具備多樣口味,從經典煙草、冰爽薄荷到水果系列,滿足不同喜好。更重要的是,拋棄式電子菸的價格親民,讓人可以輕鬆嘗試不同口味而不必有過多顧慮。
電子菸延續悅刻一貫的高品質霧化技術,吸阻設計更貼近傳統紙菸,對於想從傳統吸菸轉換到電子菸的使用者相當友好。常見的口味包括清爽的薄荷、經典煙草,以及果香系列如葡萄、芒果等,每一款都經過多次調配,確保還原度與層次感。
電子菸
的需求逐漸擴大,除了 RELX、LANA 等知名品牌,SHAXIAO 電子煙 以「創新外型」、「穩定輸出」及「高性價比」打入市場。
relx電子菸
一向以「口感細膩、霧化穩定」著稱,內部結構經過精密設計,能有效防止漏油並保持煙油純淨。
電子菸的商品更新,消費者都希望能在多樣化的選擇中找到最符合需求的一款