Jurusan TKR SMK PGRI 1 Surabaya Raih Juara Harapan 2 di LKS Kota Surabaya
Skagrisa – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Tingkat Kota Surabaya kembali menjadi ajang pembuktian kualitas dan kompetensi siswa SMK dalam bidang keahlian masing-masing. Pada cabang Automobile Technology, Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK PGRI 1 Surabaya berhasil meraih Juara Harapan 2 dalam kompetisi yang digelar di SMKN 2 Surabaya, pada Selasa, 10 Februari 2026.
Kompetisi tahun ini menguji kemampuan peserta pada materi Engine Management System dan Overhaul, dua kompetensi inti yang menuntut ketelitian tinggi, pemahaman sistem elektronik kendaraan modern, serta keterampilan teknis pembongkaran dan perakitan mesin secara presisi. Dalam waktu yang terbatas, peserta harus mampu mendiagnosa, menganalisis gangguan, hingga melakukan perbaikan sesuai standar industri.

Adalah Erza Ramadhan Putra Priyanto, siswa kelas XII TKR 1, yang menjadi wakil SMK PGRI 1 Surabaya. Dengan persiapan yang relatif singkat, sekitar dua hingga tiga minggu, Erza menunjukkan dedikasi dan semangat belajar yang luar biasa. Bahkan, satu hari khusus difokuskan pada pendalaman materi Engine Management System, mengingat kompleksitas sistem elektronik pada kendaraan modern saat ini.
Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan intensif para pembimbing, yaitu Bapak Balya M. Fir’aun, S.Pd. dan Masyrofi Nazifuadi,S.Pd yang secara konsisten mendampingi proses latihan, simulasi praktik, hingga evaluasi teknis. Dukungan juga datang dari Egy (alumni) serta adik kelas Ardhani Aryasatya (XI TKR 2) yang turut membantu dalam persiapan, berbagi pengalaman, dan memberikan motivasi selama masa latihan.

Meskipun belum meraih posisi utama, capaian Juara Harapan 2 Tingkat Kota Surabaya menjadi bukti bahwa TKR SMK PGRI 1 Surabaya terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat kota. Lebih dari sekadar peringkat, ajang ini menjadi pengalaman berharga dalam membangun mental kompetisi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengasah kompetensi sesuai standar dunia industri otomotif.
Semangat kolaborasi antara siswa, pembimbing, alumni, dan adik kelas menunjukkan bahwa prestasi tidak lahir dari kerja individu semata, melainkan dari kebersamaan dan budaya saling mendukung.
Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berbenah, memperkuat materi teknis, dan mempersiapkan generasi berikutnya agar mampu meraih hasil yang lebih tinggi pada kesempatan mendatang.
SMK PGRI 1 Surabaya — Berproses, Bertumbuh, dan Terus Berprestasi.
