Semangat Ujian di Tengah Kebersamaan, SMK PGRI 1 Surabaya Gelar SAS Genap 2026
Skagrisa – Suasana di SMK PGRI 1 Surabaya tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Memasuki bulan Juni 2026, sekolah kejuruan ini resmi menggelar Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap untuk tahun pelajaran 2025/2026, sebagaimana terinci dalam dokumen “Jadwal SAS Genap X 2026vkelas X dan kelas XI.”
Pelaksanaan SAS yang berlangsung dari 4 Juni hingga 12 Juni 2026 ini melibatkan kerja keras tim panitia. Kepengurusan ujian tahun ini diketuai oleh Bapak Rachmat Utomo, M.Pd., dengan didampingi Ibu Titiksari, S.Pd. sebagai sekretaris. Sementara itu, kestabilan sistem ujian dijaga oleh Bapak Dwi Ariyadi, ST., M.M. selaku proktor/server, serta tim teknisi yang terdiri dari Bapak Sunaryo, S.Pd., Bapak Andri Wiyono, S.Pd., Bapak M. Abd. Rahim, M.Pd., dan Bapak Masyrofinazi Fauzi, S.Pd.
Dinamika Program Makan Bergizi Gratis Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada awal pelaksanaan, program ini memberikan dukungan nutrisi bagi para siswa. Namun, memasuki hari Senin, 8 Juni 2026, dan Selasa, 9 Juni 2026, program MBG tidak beroperasi lagi untuk para peserta didik.
Sistem Ujian yang Inovatif Pihak sekolah menerapkan sistem ujian yang berbeda antara kelas X dan XI untuk menguji kompetensi siswa. Bagi kelas X, ujian pilihan ganda (PG) dilaksanakan menggunakan aplikasi exam, sementara untuk soal uraian, siswa mengerjakan secara manual menggunakan lembar jawaban kertas.
Sebaliknya, bagi kelas XI, ujian pilihan ganda (PG) juga menggunakan aplikasi exam, namun untuk sesi uraian, sekolah menerapkan metode digital dengan menggunakan Google Form. Fleksibilitas metode ini dirancang agar siswa terbiasa dengan berbagai platform evaluasi yang relevan dengan perkembangan teknologi masa kini.
Pihak sekolah melalui Kepala Sekolah, Kustiono, S.T., M.M., memberikan arahan penting bagi seluruh siswa. Beliau mengingatkan agar setiap siswa segera mengecek dan mengambil kartu ujian bagi yang belum sempat mengambilnya. Selain itu, siswa yang menemui kendala terkait ujian diminta segera melapor untuk diproses, sementara para pengawas diimbau untuk menjalankan tugasnya dengan baik agar suasana ujian tetap disiplin.
Ketua panitia, Bapak Rachmat Utomo, M.Pd., juga menegaskan pentingnya kedisiplinan waktu. Siswa wajib hadir tepat waktu karena tidak ada tambahan waktu bagi yang terlambat, dan bagi mereka yang terlambat, ujian akan dilaksanakan di Hall mini. Sesuai dengan catatan dalam jadwal ujian, para siswa juga diwajibkan memastikan ponsel masing-masing telah terhubung dengan kuota internet atau Wi-Fi yang stabil agar ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Dukungan untuk Siswa PKL Khusus bagi siswa kelas XI yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL), pihak sekolah memberikan kebijakan khusus. Ujian dapat dilaksanakan dari rumah dengan rentang waktu fleksibel, yakni pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Kebijakan ini memastikan bahwa hak akademis siswa yang sedang menimba ilmu di dunia industri tetap terpenuhi.
Dengan dukungan penuh dari tim panitia dan persiapan teknis yang matang, SMK PGRI 1 Surabaya optimistis bahwa pelaksanaan SAS Genap 2026 ini dapat berjalan dengan tertib dan objektif, mencerminkan kualitas lulusan yang kompeten dan berintegritas.
